November 07, 2013

Mobil Murah LCGC Tidak Bisa Dibeli Konsumen Motor

Harapan pemerintah meluncurkan program LCGC, yaitu pemakai sepeda motor bisa naik kelas, tidak bisa terwujud begitu saja. Penyebabnya, sebagian besar konsumen sepeda motor belum mampu membeli mobil tersebut kendati harganya ditekan sampai Rp 100-an juta.Hal tersebut ditegaskan Direktur Pemasaran FIFGROUP, Djap Tet Fa pada acara CSR di Sleman, Yogyakarta, (6/11/2013). Menurutnya, LCGC adalah segmen baru dengan pertumbuhan sendiri. Sementara pasar sepeda motor tetap pada jalurnya, mobil baru indonesia juga berkembang. Keduanya akan tumbuh beriringan.”Begini, rata-rata cicilan sepeda motor Rp 500.000 - 600.000. Cicilan mobil, sebelum ada LCGC, rata-rata Rp 3-an juta. Untuk LCGC bisa ditekan hingga Rp 2-an juta lebih. Jadi, rata-rata konsumen sepeda motor belum mampu menyicil dengan jumlah sebesar itu untuk membeli mobil baru 2014,” tegas Direktur termuda Group Astra itu.Ditambahkan, dengan pendapatan per kapita masyarakat Indonesia saat ini, konsumen lebih memilih sepeda motor untuk memenuhi kebutuhan transportasi murah, mudah dan praktis.”Kami melihat keduanya berbeda. Ada konsumen yang membeli LCGC dan pasarnya tumbuh. Sepeda motor juga. Jadi tidak ada yang berubah pada pasar sepeda motor. LCGC akan menggaet konsumen baru, bukan dari pengguna sepeda motor,” pungkas Tet Fa.

Berita Mobil Baru

Para pedagang mobil yang tergabung dalam bursa mobkas WTC Mangga Dua mengaku sudah terbebas dari "masa kritis" yang sedikit membuat shock. Masa-masa itu terjadi sebelum dan saat IIMS 2013 diselenggarakan, ketika banyak orang menunggu dan melihat apa saja mobil baru yang sesuai dengan anggaran konsumen.Menurut Herjanto Kosasih, Senior Manager Marketing WTC Mangga Dua, salah satu faktornya bisa jadi karena orang ingin melihat langsung LCGC sebagai pembanding. Saat itu, yang dalam sebulan bisa di atas 2.500 unit, penjualan justru melorot di kisaran 2.300 unit. ”Meski kami akui agak sepi, sebenarnya masih tergolong normal (angka 2.300 unit). Orang tak semua lari ke mobil baru,” urainya di WTC Mangga Dua, Rabu (30/10/2013).Jika ”masa kritis” sudah lewat, maka demikian juga ”masa gila” menjelang Lebaran. Penjualan mobil bekas di WTC Mangga Dua naik drastis menjadi 2.800-an unit pada Juni, lalu perlahan turun 2.700-an unit di Juli, dan Agustus 2.500-an unit. Hingga Akhir Oktober, sudah hampir 2.400 mobil baru terjual.Harapan dan predikisi Herjanto, penjualan pada November-Desember akan naik lagi, seiring meningkatnya permintaan menjelang libur akhir tahun sekaligus Natal. Plus, banyak karyawan yang mendapat bonus akhir tahun. ”Target penjualan 30.000 unit di 2013 sudah lewat. Kami sekarang di posisi 31.000-an unit,” bebernya.Source : http://www.otonity.com

Posted by: semamore29 at 02:52 PM | No Comments | Add Comment
Post contains 387 words, total size 3 kb.

Comments are disabled. Post is locked.
9kb generated in CPU 0.0231, elapsed 0.046 seconds.
32 queries taking 0.0343 seconds, 47 records returned.
Powered by Minx 1.1.6c-pink.