November 07, 2013

Mobil Murah Di Indonesia Membuat Mobil Murah Lebih Laku

Pasar mobil bekas (mobkas) terpukul dengan rencana pemerintah menggulirkan program mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC). Akibatnya, konsumen mulai mengerem pembelian mobkas dan lebih suka menunggu mobil murah."Isu itu bagaikan tsunami buat kami pebisnis mobkas," komentar KA Wibowo, Deputy Director BCA Finance Mobil Bekas di WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, Jumat (19/10/2012).Dijelaskan, penurunan pasar mulai terjadi pada pertengahan Juli ketika pemerintah menaikkan batas minimum uang pangkal (DP) 30 persen untuk pembelian kendaraan bermotor secara kredit. Akibatnya, daya beli langsung menurun. "Penjualan turun sejak Juli dan paling September lalu, sampai 30 persen," beber Wibowo.

Mobil Bekas Murah

Penurunan penjualan dibenarkan Herjanto Kosasih, Senior Manajer Pemasaran WTC Mangga Dua. "Rata-rata penjualan bulanan biasanya sampai 2.300 unit. Kemarin, (September) cuma 1.700-an. Selama IIMS, jualan kami anjlok," ungkap Herjanto.TargetMeski tertekan oleh isu mobil murah, Herjanto masih yakin target penjualannya tahun ini 30.000 unit atau naik 50 persen dari tahun sebelumnya, sekitar 20.000-an unit. "Sampai September rata-rata penjualan kami hanya 2.450 unit per bulan atau 22.050 unit. Diperkirakan, target bisa dicapai," yakin Herjanto.Dia menilai, karena sentra penjualan mobkas di Jakarta dengan volume besar makin berkurang, WTC berhasil menjadi alternatif utama.Hadiah Sirion Untuk menggenjot kembali penjualan pada Oktober dan November, WTC Mangga Dua bersama BCA Finance menggelar undian "Beli Mobkas Dapat Mobil Baru". Jadi, setiap konsumen berhak mendapat nomor undian dan berkesempatan memenangi hadiah utama sebuah Daihatsu Sirion.Program ini berlangsung pada 17 September 2012-31 Maret 2013. "Syarat pembelian mobkas, minimum punya pokok utang di bawah Rp 50 juta dengan program Fix&Cap dari BCA Finance, dengan asuransi dari CSI, maka berhak mendapat satu poin undian," beber Wibowo.Melalui program itu, konsumen bisa membeli mobkas tahun 2006 ke atas dengan tenor cicilan sampai 5 tahun. Bunga yang ditawarkan tetap 7 persen untuk 3 tahun pertama dan fluktuasi maksimal 8 persen pada sisa 2 tahun selanjutnya."Angsuran menjadi lebih murah dan tidak membebani konsumen. Tahun kelima, konsumen gratis untuk biaya premi asuransi TLO," tutup Wibowo.Source: http://www.ndiee.com

Posted by: semamore29 at 03:50 PM | No Comments | Add Comment
Post contains 323 words, total size 3 kb.

Mobil Murah LCGC Tidak Bisa Dibeli Konsumen Motor

Harapan pemerintah meluncurkan program LCGC, yaitu pemakai sepeda motor bisa naik kelas, tidak bisa terwujud begitu saja. Penyebabnya, sebagian besar konsumen sepeda motor belum mampu membeli mobil tersebut kendati harganya ditekan sampai Rp 100-an juta.Hal tersebut ditegaskan Direktur Pemasaran FIFGROUP, Djap Tet Fa pada acara CSR di Sleman, Yogyakarta, (6/11/2013). Menurutnya, LCGC adalah segmen baru dengan pertumbuhan sendiri. Sementara pasar sepeda motor tetap pada jalurnya, mobil baru indonesia juga berkembang. Keduanya akan tumbuh beriringan.”Begini, rata-rata cicilan sepeda motor Rp 500.000 - 600.000. Cicilan mobil, sebelum ada LCGC, rata-rata Rp 3-an juta. Untuk LCGC bisa ditekan hingga Rp 2-an juta lebih. Jadi, rata-rata konsumen sepeda motor belum mampu menyicil dengan jumlah sebesar itu untuk membeli mobil baru 2014,” tegas Direktur termuda Group Astra itu.Ditambahkan, dengan pendapatan per kapita masyarakat Indonesia saat ini, konsumen lebih memilih sepeda motor untuk memenuhi kebutuhan transportasi murah, mudah dan praktis.”Kami melihat keduanya berbeda. Ada konsumen yang membeli LCGC dan pasarnya tumbuh. Sepeda motor juga. Jadi tidak ada yang berubah pada pasar sepeda motor. LCGC akan menggaet konsumen baru, bukan dari pengguna sepeda motor,” pungkas Tet Fa.

Berita Mobil Baru

Para pedagang mobil yang tergabung dalam bursa mobkas WTC Mangga Dua mengaku sudah terbebas dari "masa kritis" yang sedikit membuat shock. Masa-masa itu terjadi sebelum dan saat IIMS 2013 diselenggarakan, ketika banyak orang menunggu dan melihat apa saja mobil baru yang sesuai dengan anggaran konsumen.Menurut Herjanto Kosasih, Senior Manager Marketing WTC Mangga Dua, salah satu faktornya bisa jadi karena orang ingin melihat langsung LCGC sebagai pembanding. Saat itu, yang dalam sebulan bisa di atas 2.500 unit, penjualan justru melorot di kisaran 2.300 unit. ”Meski kami akui agak sepi, sebenarnya masih tergolong normal (angka 2.300 unit). Orang tak semua lari ke mobil baru,” urainya di WTC Mangga Dua, Rabu (30/10/2013).Jika ”masa kritis” sudah lewat, maka demikian juga ”masa gila” menjelang Lebaran. Penjualan mobil bekas di WTC Mangga Dua naik drastis menjadi 2.800-an unit pada Juni, lalu perlahan turun 2.700-an unit di Juli, dan Agustus 2.500-an unit. Hingga Akhir Oktober, sudah hampir 2.400 mobil baru terjual.Harapan dan predikisi Herjanto, penjualan pada November-Desember akan naik lagi, seiring meningkatnya permintaan menjelang libur akhir tahun sekaligus Natal. Plus, banyak karyawan yang mendapat bonus akhir tahun. ”Target penjualan 30.000 unit di 2013 sudah lewat. Kami sekarang di posisi 31.000-an unit,” bebernya.Source : http://www.otonity.com

Posted by: semamore29 at 02:52 PM | No Comments | Add Comment
Post contains 387 words, total size 3 kb.

<< Page 1 of 1 >>
12kb generated in CPU 0.0111, elapsed 0.0422 seconds.
32 queries taking 0.0356 seconds, 49 records returned.
Powered by Minx 1.1.6c-pink.